KHUTBAH PERTAMA
إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ.
أَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةَ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مَّقَامًا وَأَحْسَنُ نَدِيًّا،
وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا محَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمُتَّصِفُ بِالْمَكَارِمِ كِبَارًا وَصَبِيًّا.
اَللَّهُمَّ فَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَانَ صَادِقَ الْوَعْدِ وَكَانَ رَسُوْلاً نَبِيًّا،
وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الَّذِيْنَ يُحْسِنُوْنَ إِسْلاَمَهُمْ وَلَمْ يَفْعَلُوْا شَيْئًا فَرِيًّا.
أَمَّا بَعْدُ؛ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ، اُوْصِيْنِيْ نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.
قَالَ اللهُ تَعَالَى :
وَاقْتُلُوْهُمْ حَيْثُ ثَقِفْتُمُوْهُمْ وَاَخْرِجُوْهُمْ مِّنْ حَيْثُ اَخْرَجُوْكُمْ وَالْفِتْنَةُ اَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِۚ وَلَا تُقٰتِلُوْهُمْ عِنْدَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ حَتّٰى يُقٰتِلُوْكُمْ فِيْهِۚ فَاِنْ قٰتَلُوْكُمْ فَاقْتُلُوْهُمْۗ كَذٰلِكَ جَزَاۤءُ الْكٰفِرِيْنَ
Alhamdulillâhi Rabbil ‘Âlamin, Segala puji bagi Allah Subhânahu Wa Ta’âlâ yang telah menganugerahkan kita nikmat iman dan Islam, serta mempertemukan kita di tempat yang diberkahi ini. Shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallâhu ‘alaihi wasallam, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Bertakwalah kepada Allah. Sungguh ini adalah benteng terakhir kita di tengah kehidupan akhir zaman saat ini. Dan sungguh, hanya dengan takwa kita akan selamat di dunia dan akhirat.
Hadirin jama’ah jum’ah rahimakumullâh,
Sejak operasi pembebasan Palestina “Badai Al-Aqsa” 16 bulan lalu, genosida yang dilakukan oleh entitas Yahudi di Gaza masih berlanjut, meski telah banyak kecaman dari dunia internasional. Korban meninggal diperkirakan lebih dari 46 ribu jiwa, dengan lebih dari 100 ribu terluka dan sekitar 11 ribu orang hilang, kemungkinan tertimbun reruntuhan. Meskipun situasi semakin mengkhawatirkan, kita khawatir perhatian dunia, khususnya umat Islam terhadap saudara-saudara kita di Gaza makin berkurang, dan aksi kejam ini dianggap sebagai hal yang biasa.
Ingat dan ketahuilah, Palestina adalah tanah kaum Muslimin, tanah kita. Bukan milik Yahudi Zionis. Zionis telah merampas tanah tersebut dengan bantuan Inggris dan negara-negara Barat, serta dilindungi oleh PBB.
Hadirin jama’ah jum’ah rahimakumullâh,
Palestina adalah tanah kharajiyah yang dibebaskan oleh Khalifah Umar bin al-Khaththab Radhiyallâhu ’anhu pada tahun 637 M. Penduduk Yerusalem, melalui Uskup Sofronius, menyerahkan kunci Kota Yerusalem kepada Khalifah Umar Radhiyallâhu ’anhu dan meminta agar tidak ada satu pun orang Yahudi yang tinggal di sana. Karena itu, serangan zionis Yahudi terhadap Palestina bukanlah upaya membela diri, melainkan penjajahan yang telah berlangsung lama. Peristiwa Naqba pada 15 Mei 1948,misalnya, mengakibatkan 700.000 orang Palestina melarikan diri atau dipaksa meninggalkan rumah mereka.
Serangan militer zionis terhadap Palestina sejak 2023 juga bukan upaya membela diri, melainkan penyerangan terhadap pemukiman, rumah sakit, sekolah, dan pasar, dengan korban utama adalah anak-anak, perempuan, tenaga medis, dan jurnalis. Lebih dari 70 persen korban adalah anak-anak dan perempuan, dengan satu anak Palestina dan dua ibu Palestina terbunuh setiap jam. Selain itu, laporan juga menyebutkan pencurian organ dan penyiksaan terhadap tawanan, baik lelaki maupun perempuan. Tindakan ini jelas bukanlah pembelaan diri, melainkan kebiadaban.
Dalam Islam, nyawa seorang Muslim sangatlah mahal dan berharga. Nabi Muhammad Shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda;
لَزَوَالُ الدُّنْيَا أَهْوَنُ عِنْدَ اللهِ مِنْ قَتْلِ رَجُلٍ مُسْلِمٍ
”Kehancuran dunia ini lebih ringan di sisi Allah dibandingkan dengan pembunuhan seorang Muslim.” (HR an-Nasa’i).
Beliau juga menggambarkan betapa besar kemurkaan Allah atas pembunuhan seorang Muslim, dengan mengatakan, “Andai penduduk langit dan penduduk bumi berkumpul untuk membunuh seorang Muslim, sungguh Allah akan membanting wajah mereka dan melemparkan mereka ke dalam neraka.” (HR ath-Thabarani)
Hari ini, bukan hanya satu atau dua orang Muslim yang terbunuh, tetapi puluhan ribu. Namun, tak ada pembelaan yang cukup bagi mereka, dan banyak orang semakin melupakan nasib Gaza. Seorang Muslim seharusnya selalu mencurahkan perhatian terhadap sesama Muslim. Allah Subhânahu Wa Ta’âlâ berfirman:
مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ ۚ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ
”Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia itu keras terhadap kaum kafir, tetapi berkasih-sayang dengan sesama mereka.” (TQS al-Fath [48]: 29).
Sayangnya, banyak penguasa Muslim yang justru menjalin hubungan dengan zionis Yahudi dan Amerika Serikat yang jelas-jelas kafir harbi fi’l[an], sementara tidak memberikan pembelaan yang cukup untuk Gaza. Sifat kasih-sayang terhadap sesama Muslim sangat penting, karena Allah hanya akan merahmati orang yang memiliki sifat kasih-sayang. Nabi Shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda, “Para penyayang akan disayangi oleh Allah Yang Maha Penyayang. Sayangilah oleh kalian makhluk yang ada di bumi, niscaya akan menyayangi kalian yang ada di langit.” (HR at-Tirmidzi).
Tidak kalah pentingnya, Palestina adalah negeri yang diberkahi, tanah suci kaum Muslim dan kiblat pertama umat ini. Palestina juga menjadi tujuan perjalanan Isra’ Nabi Muhammad Shallallâhu ‘alaihi wasallam, dan tempat beliau melaksanakan shalat bersama para nabi sebelumnya. Oleh karena itu, perhatian dan pembelaan terhadap Palestina adalah kewajiban bagi setiap Muslim.
Hadirin jama’ah jum’ah rahimakumullâh,
Sungguh penderitaan yang dialami penduduk Gaza jauh melebihi apa yang dialami penduduk dan selebritis Hollywood dalam kebakaran di Los Angeles. Walaupun kebakaran di Los Angeles telah menyebabkan kerugian hingga Rp 1.000 triliun, tidak ada serangan bom fosfor, penyiksaan, atau pembunuhan seperti yang terjadi di Gaza. Penduduk Gaza hingga hari ini masih hidup dalam blokade zionis, kehilangan akses air bersih dan mengalami kelaparan hebat akibat dukungan Pemerintah AS terhadap rezim zionis.
Kaum Muslim memiliki kekuatan besar yang seharusnya digunakan untuk membebaskan Gaza dan mengusir penjajah dari tanah Palestina. Sumberdaya alam seperti minyak bumi dan air serta kekuatan militer umat seharusnya cukup untuk mengusir zionis dari tanah suci ini.
Wahai kaum muslimin, nasib Gaza tidak ditentukan oleh bangsa lain, tetapi kewajiban umat ini sendiri. Semestinya umat bersatu untuk mendukung pembebasan Palestina, karena Allah Subhânahu Wa Ta’âlâ telah mewajibkan umat untuk melawan penjajah dan mengembalikan kemuliaan tanah air kaum Muslim. Allah Subhânahu Wa Ta’âlâ berfirman:
وَٱقْتُلُوهُمْ حَيْثُ ثَقِفْتُمُوهُمْ وَأَخْرِجُوهُم مِّنْ حَيْثُ أَخْرَجُوكُمْ
”Perangilah mereka (kaum kafir) di mana saja kalian jumpai mereka dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kalian.” (TQS al-Baqarah [2]: 191). WalLâhu a’lam bi ash-shawâb.
[]
بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ، وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ، وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم
KHUTBAH II
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ، وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا
أَمَّا بَعْدُ؛ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَّى بِمَلآ ئِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ، وَقَالَ تَعاَلَى:
إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ، وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ، وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ، أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلي، وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ، وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآء مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ، اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ، وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيْنَ، وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ، وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ، وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ، وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ
عِبَادَاللهِ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُبِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ